fbpx
  • 00Hari
  • 00Jam
  • 00Menit
  • 00Detik

Cara Membangun Startup Sukses dengan Corporate dan Venture Building

Sekarang ini generasi muda sedang memperlihatkan geliat semangat berwirausaha. Startup baru terus muncul setiap tahunnya dengan jumlah yang tak bisa terhitung dengan jari. Satu pertanyaan besar mereka adalah bagaimana cara membangun startup sukses?

Pada hari Rabu, 27 Oktober 2021, Nico Huitink, Founder and Director of ClaimFit dan Kai Song Eer, Co-Founder and Director of GuruLab berbagi pengalaman bagaimana mereka bisa sukses membangun startup-nya masing-masing dengan Corporate Venture Building di acara Ekipa Event, kerjasama Ekipa dan Wright Partners.

Salah satu cara membangun Startup sukses yang akan kita bahas adalah dengan berkolaborasi bersama Venture Building. Pernahkah Anda mendengar istilah Venture Building?

Venture Building adalah perusahaan atau organisasi yang menjadi pembangun usaha atau ventura perusahaan, yang biasa dikenal dengan Venture Building.

Venture Building membantu perusahaan dalam mengakselerasi program inovasinya dengan membangun entitas usaha baru yang independen dan terpisah dari perusahaan. Dalam membangun entitas usaha baru mereka tak terbebani dengan birokrasi perusahaan, tapi tetap sejalan dengan strategi perusahaan.

Baca Juga: 7 Mitos Entrepreneur yang Membuat Anda Tak Segera Memulai Berbisnis

Mengapa Perlu Membangun Startup dengan Corporate Venture Building?

Sekarang ini tersedia banyak sekali program untuk membantu Anda mengembangkan ide Startup yang Anda miliki. Program yang umum sekarang ini dan sering menjadi program favorit bagi mereka yang ingin mengembangkan Startup-nya adalah program accelerator dan program pendanaan dari Venture Capital.

Ternyata ada satu cara yang cukup ampuh dan membuat pengembangan Startup Anda lebih terakselerasi. Ibaratnya Anda tak harus memulai Startup dari nol. Cara itu adalah membangun startup dengan perusahaan dan Venture Building.

Dalam era disrupsi yang membutuhkan kecepatan dalam beradaptasi dengan perubahan, model bisnis korporasi memang terkesan lambat dalam bergerak karena birokrasi yang cukup rumit di dalamnya.

Namun, jika perusahaan besar tidak segera cepat beradaptasi maka lambat laun akan tergilas oleh kompetitornya yang terkadang bukanlah sesama perusahaan besar, tapi justru Startup yang bergerak lincah.

Pada era disrupsi ini bisa dikatakan bukanlah ikan besar yang memangsa ikan kecil. Namun, ikan yang berenang paling cepat yang akan mengalahkan ikan yang berenang lambat.

Baca Juga: Growth Mindset, Mindset-nya Entrepreneur Sukses

Corporate venture building menjadi salah satu cara yang tepat untuk Anda yang bercita-cita menjadi pengusaha Startup sukses.

Inilah keuntungan membangun startup bersama corporate dan venture building:

1. Mendapatkan Pendanaan dengan Mudah

Setiap startup membutuhkan pendanaan untuk membangunn platform-nya. Uang yang dibutuhkan untuk membangun platform tentu tidaklah sedikit.

Jika Anda membangun Startup bersama perusahaan maka Anda akan mendapatkan akses pendanaan dengan mudah. Akses pendanaan tersebut berasal dari uang perusahaan yang sudah dialokasikan ke dalam pos inovasi.

2. Mendapatkan Mentor yang Ahli di Bidangnya

Orang-orang yang bekerja di perusahaan otomatis adalah para profesional yang telah ahli di bidangnya. Perusahaan memiliki orang-orang dengan peran yang dibutuhkan oleh Startup.

Manfaat yang akan didapat jika membangun Startup bersama perusahaan adalah Anda tak perlu bingung lagi mencari mentor yang ahli di bidangnya.

Anda akan mudah mendapat mentor. Tinggal sesuaikan saja bidang apa yang Anda kiranya butuh untuk mendapatkan mentor.

3. Pertumbuhan Startup Bisa Lebih Cepat

Salah satu tantangan yang dihadapi Startup di awal pertumbuhannya adalah menemukan pelanggan yang tepat.

Keuntungan membangun Startup bersama perusahaan adalah Anda akan dengan mudah menemukan pelanggan.

Mengapa demikian? Karena setiap perusahaan pasti memiliki koneksi dan jaringan yang luas.

Jaringan yang mereka miliki akan mereka kirimkan pada startup Anda. Jaringan mereka akan lebih mengenal startup Anda dan mau bertransaksi dengan startup Anda karena mendapatkan referral yang cukup kuat dari perusahaan.

Contohnya saja ketika maskapai Qantas meluncurkan produk jasa asuransi kesehatan. Bagi mereka yang sudah terbiasa menggunakan maskapai Qantas pun akan tertarik untuk menggunakan asuransi kesehatan tersebut.

Baca Juga: Bagaimana Cara Membuat Inovasi dari Ide Sederhana [Part 1]

4. Dapat Menggunakan Sumber Daya Milik Perusahaan

Tantangan Startup di awal pendiriannya selain perjuangan mendapatkan pelanggan adalah bagaimana mewujudkan ide-ide yang mereka miliki dengan keterbatasan sumber daya.

Keterbatasan sumber daya tak perlu lagi muncul jika Anda membangun Startup bersama perusahaan. Karena mereka telah menyediakan sumber daya yang mereka miliki seperti koneksi perusahaan yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan eksposur Startup Anda, aset, pendanaan, dan pakar korporasi yang siap mendukung Startup Anda.

5. Rendah Resiko dan Lebih Aman

Membangun Startup bersama perusahaan menurut Nico Huitink, Founder and Director of ClaimFit lebih rendah resiko dan lebih aman. Karena Anda benar-benar tak seperti membangun Startup dari awal atau nol.

Anda sudah punya banyak sumber daya dari perusahaan yang bisa Anda eksplorasi lebih dalam lagi.

Baca Juga: Bagaimana Cara Membuat Inovasi dari Ide Sederhana [Part 2]

Ingin Membangun Startup Sukses?

Setelah mengetahui alasan mengapa perlu membangun startup bersama perusahaan, apakah Anda tertarik?

Sebelum melangkah bersama perusahaan pastikan Anda memiliki model bisnis yang visinya selaras dengan perusahaan. Jika tidak, Anda akan kesusahan mendapatkan dukungan dari perusahaan.

Kalau sekarang masih belum terlalu jelas model bisnisnya, yuk gali lagi ide yang Anda miliki dengan mengikuti course terbaru Ekipa yakni Agile Habits Course & Challenge!

Dalam course terbaru ini Anda akan mendapatkan tantangan untuk mewujudkan ide bisnis menjadi bisnis yang sukses yang dikemas dalam 7 Days Agile Habits Challenge.

Apakah Anda siap?

Mendefinisikan Ulang Makna Inovasi

Orang selalu melihat inovasi sebagai sebuah hal yang “wah”, entah teknologi terbaru, gadget terbaru, ide paling brilian. Padahal makna inovasi tak sepenuhnya seperti itu. Lantas

Read More »
Open chat