fbpx

5 Tips Agar Daily Scrum Kita Menyenangkan

Salah satu event penting dalam Scrum dan tidak boleh dilewatkan adalah Daily Scrum atau beberapa orang menyebutnya Daily Standup karena umumnya event ini dilaksanakan dengan berdiri.

Daily Scrum adalah bagian dari scrum event yang perlu diikuti oleh scrum team. Durasi dari event ini tidak lebih dari 15 menit, dan setiap member akan menjawab tiga pertanyaan dasar:

  • Apa yang sudah dilakukan kemarin ?
  • Apa yang akan dilakukan hari ini ?
  • Apakah ada hambatan untuk menyelesaikan pekerjaan kita ?

Yang perlu diingat juga, Daily Scrum bukanlah Update Progress, bukan juga tempat untuk mencari solusi permasalahan. Scrum Master harus memastikan event ini berjalan setiap hari dan harus cukup jeli juga apabila event ini berjalan sudah tidak pada semestinya.

Scrum Master akan menjadi fasilitator dan juga wasit agar Daily Scrum dapat berjalan dengan baik. Biasanya team member akan mulai merasa jenuh dan kehilangan energinya terhadap event ini, apalagi sudah mulai memasuki sprint 2 keatas mengingat setiap hari mereka harus berkumpul dan menjawab 3 pertanyaan yang sama.

Oleh karena itulah, dibutuhkan kreativitas dari fasilitator (biasanya scrum master) agar bisa membawa Daily Scrum menjadi menyenangkan sehingga pada akhirnya akan menjadi budaya yang terbentuk di dalam Scrum Team tersebut.

Baca Juga: 5 Cara Terbaik Memulai Penerapan Agile untuk Pemula

Berikut beberapa tips yang bisa dicoba agar Daily Scrum kita menjadi menyenangkan:

1. Room Setup

room setup
Photo by Benjamin Child on Unsplash

Ini mungkin hal yang sederhana, tetapi setup ruangan yang rapi dan teratur bisa mempengaruhi titik jenuh team member. Pastikan ruangan tidak terlalu sempit, tidak berantakan, sirkulasi udara cukup, dan yang paling penting adalah visualisasi board.

Gunakan post-it dengan berbagai warna agar terlihat tidak monoton. Bisa juga tambahkan quote-quote penyemangat di papan tulis, dan usahakan tiap minggu atau dua minggu sekali quote tersebut diganti. Akan lebih menarik apabila team member yang bergiliran untuk menuliskan quote tersebut.

2. Gamification

gamification
Photo by Filios Sazeides on Unsplash

Salah satu yang bisa digunakan adalah gamification. Misalkan dengan menunjuk giliran bicara dengan menggunakan bola atau mainan.

Scrum master memilih random salah satu member untuk memulai daily scrum, lalu member tersebut melempar bola atau mainan ke siapa saja di ruangan sebagai giliran berikutnya.

Tidak boleh orang di sebelah kanan atau kirinya langsung, cari yang berseberangan. Selain untuk mencairkan suasana, hal ini juga dapat melatih fokus dan konsentrasi.

Cara lain adalah, mengurutkan giliran bicara team member berdasarkan hal-hal trivia, misalkan:

  • Dimulai dari yang pulang malam mingguannya paling malam.
  • Dimulai dari yang datang ke kantornya paling telat.

3. Energizer

energizer
Photo by John Cameron on Unsplash

Memulai Daily Scrum dengan energizer atau ice breaking bisa sesekali dicoba, walaupun tidak perlu tiap hari (karena nanti game-nya bisa habis).

Ice Breaking sangat berguna untuk meningkatkan level energi team terutama kalau event daily diadakan tiap pagi. Selain itu, game yang menarik juga dapat menyiapkan team agar memulai hari dengan lebih fun dan produktif.

Pastikan game yang digunakan tidak terlalu panjang, cukup 5-10 menit saja setelah itu dilanjutkan dengan Daily Scrum. Contoh untuk energizer lainnya bisa kamu lihat di Daftar Energiser dari Sessionlab.

Baca Juga: Apa sih Enaknya Bekerja di Dalam Agile Team?

4. Coffee Day

coffee day
Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

Sekali-sekali dengan menyediakan makanan kecil, bisa membuat Daily Scrum menjadi lebih cair. Bisa dibuat giliran atau tergantung kesepakatan, misalkan mengumpulkan semacam uang kas tiap hari yang nanti setiap hari Jumat atau Senin dibelikan kopi dan makanan kecil atau gorengan. Biasanya dengan begini bisa memancing team member agar lebih rajin untuk datang dan membuat suasana menjadi semakin seru.

5. Get Outside

outside
Photo by Mojor Zhu on Unsplash

Mungkin ini sedikit menyimpang dari teori Daily Scrum dimana event ini seharusnya dilaksanakan pada waktu dan tempat yang sama. Tetapi menurut saya pribadi , event ini lebih baik dibuat sedikit fleksibel agar team member juga tidak terlalu jenuh.

Sesekali mengadakan Daily Scrum di luar dari tempat yang biasanya menurut saya patut dicoba. Lakukanlah hal ini, kurang lebih sebulan dua kali agar ada penyegaran di dalam team. Umumnya bisa dibawa ke coffee shop atau bisa juga di pantry atau break out area kantor.

Bagaimana dengan daily scrum yang biasa kamu dan tim lakukan? Kamu bisa membagikan tips milikmu di kolom komentar ya.

Untuk kamu yang pengen belajar otodidak terkait Scrum langsung saja kunjungi e-learning Ekipa, ya. Kalau kamu ingin berinteraksi langsung dengan Agile Coach Ekipa, kamu bisa bergabung di Ekipa+ ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Open chat