SUDAH CUKUP PUAS SEBAGAI “INTERNAL” SCRUM MASTER? YUK INTIP PELUANG KARIR SEBAGAI “EXTERNAL” AGILE COACH

scrum master to agile coach

Berikut ini pandangan saya sebagai seorang Agile Coach di Ekipa, sebuah perusahaan konsultan agile yang cukup ternama di Indonesia. Saya akan memulai dari tantangan sebagai Agile Coach, setidaknya ada tiga tantangan utama ketika menjadi seorang external Agile Coach.

Pertama, high expectation. Sebagai seorang external coach atau konsultan agile maka Anda harus siap dengan ekspektasi yang cukup tinggi sebagai seorang coach. Klien anda bisa jadi mengharapkan perubahan agile mindset di organisasinya kurang dalam satu bulan! Ekspektasi dari klien ini tak sepenuhnya patut disalahkan mengingat organisasi mereka telah investasi cukup tinggi untuk menghire seorang external coach. Rate seorang  external coach bisa jadi 5x lipat dari rate scrum master internal mereka.

Kedua, work with C-Level. Sebagai seorang konsultan agile, maka Anda harus terbiasa bekerja dan berkomunikasi dengan C-Level. Salah satu tantangan implementasi agile adalah ada di leadernya. Sehingga Anda harus mempunyai skill yang mumpuni untuk bisa berkomunikasi dengan baik dengan level Chief level. Sebagai agile coach, berkomunikasi dengan C-Level bukanlah suatu opsi, melainkan sesuatu yang harus Anda lakukan.

Ketiga, success matrix. Klien biasanya tidak cukup puas hanya dengan melihat bahwa agile team sudah cukup bekerja dengan baik dengan mendeliver increment pada setiap akhir sprint. Klien Anda biasanya ingin mengetahui sejauh mana perkembangan tim mereka saat ini setelah mendapat coaching dari external coach. Sebagai seorang coach, Anda harus cukup pintar melihat matrix yang sesuai dengan kebutuhan klein. Setiap perusahaan biasanya sudah memiliki matrix dasar yang menjadi acuan untuk mengukur kesuksesan tranformasi Agile. Namun, sebagai seorang konsultan Agile Anda perlu meninjau kembali apakah matrix tersebut sudah sesuai dengan value agile?Apabila belum, maka Anda perlu bekerja keras dan berdiskusi bersama klien Anda untuk melakukan “grooming” terhadap matrix yang sudah ada.

Selanjutnya saya akan membagikan hal-hal yang bisa jadi menarik perhatian Anda untuk mengubah jalur karir Anda dari internal scrum master ke konsultan agile. Berikut ini tiga hal utama peluang yang bisa Anda dapatkan ketika menjadi external agile coach.

Pertama, working with many companies . Bekerja dengan banyak perusahaan tanpa harus sering resign, merupakan peluang yang hanya bisa Anda dapatkan sebagai konsultan Agile. Anda akan kaya akan pengetahuan dari berbagai sektor misalnya perbankan, asuransi, otomotif, telco, pertambangan dll. Tak hanya itu Anda juga dapat merasakan berbagai macam iklim perusahaan mulai dari startup, perusahaan private company hingga iklim BUMN. Pengalaman ini akan membawa Anda semakin dewasa dan kaya akan ilmu. Anda tidak terjebak pada praktik-praktik agile di satu perusahaan saja seperti halnya “katak dalam tempurung”. Sebagai agile coach, Anda akan benar benar semakin memahami arti being agile daripada sekedar doing agile. Setidaknya itu yang saya rasakan sebagai seorang konsultan Agile.

Kedua, networking. Sebagai konsultan agile jaringan pertemanan professional Anda akan semakin luas. Anda akan banyak berkenalan dengan para ahli tidak hanya dari dalam negeri melainkan juga di kancah international. Selain itu, Anda juga akan banyak memiliki relasi dengan beberapa pimpinan perusahaan dan para akedemisi. Menarik bukan?

Ketiga, no politics and hidden agendas. Implemantasi agile adalah tentang melawan status quo. Sayangnya tidak semua orang senang dengan perubahan. Seorang internal Scrum Master seringkali mendapat issue political office karena stakeholder memandanganya tidak netral. Menariknya ketika saya melakukan coaching terhadap suatu organisasi, seringkali mereka sebenarnya sudah tahu solusinya hanya saja mereka butuh pihak external yang dianggap netral agar mereka tidak terkena political issue. Apakah Anda termasuk internal scrum master yang mengalami hal yang sama?

Demikianlah sharing singkat saya mengenai peluang dan tantangan sebagai seorang konsultan Agile berdasarkan apa yang saya alami sendiri. Jika Anda soerang internal Scrum Master yang ingin tahu lebih jauh mengenai karir external Agile Coach, silakan bisa berkomunikasi dengan saya via email :ugeng.wijaya@ekipa.co atau via linkedIn dengan url https://www.linkedin.com/in/ugengwijaya/.

Terima kasih. Stay Agile and Inspire others!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat