fbpx
  • 00Hari
  • 00Jam
  • 00Menit
  • 00Detik

Bagaimana OKR Bisa Meningkatkan Employee Engagement?

Cara Meningkatkan Employee Engagement dengan OKR

Employee Engagement menjadi salah satu faktor dibalik produktivitas dan kinerja sebuah perusahaan. Lantas bagaimana cara meningkatkan employee engagement?

Ada banyak cara untuk meningkatkan employee engagement, tapi dalam artikel ini Anda akan mengetahui cara untuk meningkatkan engagement karyawan dengan OKR (Objectives and Key Result).

Ternyata OKR tak hanya bermanfaat dalam mengeksekusi strategi untuk mencapai tujuan. Namun, OKR bisa jadi sarana juga untuk meningkatkan engagement karyawan dengan perusahaan.

Bagaimana peran OKR membantu meningkatkan engagement karyawan sehingga membuat perusahaan bertumbuh semakin produktif? Mari simak penjelasannya!

Baca Juga: Mengenal Apa itu OKR dan Keuntungannya untuk Perusahaan?

Apa Pentingnya Employee Engagement?

Istilah Employee Engagement menjadi familiar seperti sekarang karena dipopulerkan oleh Gallup Consultant.

Employee Engagement ini menjadi faktor utama dibalik produktivitas sebuah perusahaan. Lantas bagaimana fakta di dunia kerja saat ini terkait employee engagement ini?

Menurut Gallup’s Most Recent State of the American Workplace 2017 Report melaporkan bahwa 67% karyawan di perusahaan tidak memiliki jalinan yang baik dengan perusahaan atau istilah lainnya adalah tidak engaged dengan perusahaan.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan employee engagement?

Employee engagement adalah sebuah ikatan emosional yang dimiliki oleh karyawan terhadap pekerjaannya, tujuan tim, dan misi perusahaan.

Employee engagement tidaklah sama dengan employee happiness.

Seorang karyawan yang bahagia memang sangat perusahaan harapkan, tapi belum tentu ketika karyawan sudah mendapatkan kebahagiaannya akan berdampak pada produktivitas perusahaan.

Sedangkan ketika seorang karyawan sudah engaged atau memiliki ikatan yang baik dengan perusahaan maka akan mudah baginya memberikan kontribusi yang terbaik bagi perusahaan.

Bedakan juga karyawan yang engaged dengan karyawan yang merasa puas.

Karyawan yang engaged dengan perusahaan tak hanya merasa bahagia dan puas, tapi juga dapat memenuhi apa yang ia kerjakan dan memberikan value bagi perusahaan.

Karyawan yang engaged dengan perusahaan akan memiliki motivasi intrinsik untuk memberikan kontribusi yang terbaik untuk perusahaan.

Apa yang akan perusahaan Anda dapatkan apabila mampu meningkatkan tingkat employee engagement? Berikut ini beberapa manfaat dari employee engagement:

  1. Meningkatkan produktivitas perusahaan.
  2. Mengurangi tingkat turn over karyawan dalam perusahaan.
  3. Meningkatkan kepuasan pelanggan.
  4. Menghasilkan dan meningkatkan profit perusahaan
  5. Meningkatkan kesejahteraan karyawan.

Baca Juga: Contoh OKR Perusahaan dan Tips Menerapkannya

Apa itu OKR dan Manfaatnya untuk Perusahaan?

OKR atau Objective and Key Result adalah sebuah framework populer yang digunakan perusahaan untuk merumuskan dan merencanakan tujuan perusahaan.

OKR ini membantu perusahaan untuk mengimplementasi dan mengeksekusi strategi perusahaannya untuk mencapai tujuan utama perusahaan.

Perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti Google, Intel, pun telah memakai OKR sejak lama dan masih menggunakannya sampai sekarang ini.

Adapun manfaat implementasi OKR bagi perusahaan adalah sebagai berikut:

  1. Membantu perusahaan untuk fokus pada hal yang akan dicapai.
  2. Meningkatkan transparansi dalam perusahaan.
  3. Membantu tim untuk menyelaraskan apa yang mereka kerjakan dengan tujuan perusahaan.
  4. Meningkatkan efektifitas kinerja perusahaan.
  5. Meningkatkan employee engagement.

OKR memiliki tiga komponen yakni objective, key result, dan initiatives.

Objective adalah tujuan yang ingin perusahaan capai. Tujuan bersifat menginspirasi dan tak perlu menyertakan metrik.

Key Result adalah hasil yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut.

Key result perlu menyertakan metrik saat memulai dan target metrik yang ingin dicapai. Fungsi dari key result adalah untuk mengukur kemajuan menuju objective.

Initiatives adalah usaha apa saja yang membantu mencapai key result.

Untuk teknis bagaimana cara menuliskan ketiga komponen tersebut, Anda bisa membacanya pada artikel Ekipa sebelumnya yang berjudul Cara Menyusun OKR agar Tim Semakin Termotivasi.

Cara Meningkatkan Employee Engagement dengan OKR

OKR tidak hanya alat tentang perencanaan dan perumusan tujuan perusahaan saja.

Budaya baru pun terbentuk dengan menerapkan OKR. Karyawan akan mengubah budaya yang awalnya fokus kepada keluaran dari pekerjaan menjadi hasil dari pekerjaan.

Selain itu, OKR juga membuat karyawan mempunyai rasa memiliki dan tanggung jawab lebih terhadap perusahaan.

Berikut ini adalah beberapa cara untuk meningkatkan employee engagement.

1. Libatkan Karyawan dalam Strategi Besar Perusahaan

Engagement karyawan akan meningkat ketika karyawan dilibatkan dalam keputusan atau hal-hal penting perusahaan seperti perumusan misi dan strategi besar yang ingin dicapai oleh perusahaan.

OKR ini membuat semua karyawan perusahaan mendapatkan transparansi dari perusahaan tentang misi besar dan tujuan yang ingin dicapai perusahaan.

Ketika karyawan mengetahui dan dilibatkan dalam tujuan besar perusahaan maka pekerjaan yang akan mereka kontribusikan adalah pekerjaan yang membantu perusahaan mewujudkan misi besarnya.

2. Adakan Pertemuan 1 on 1

Seorang pemimpin dalam sebuah perusahaan perlu mengadakan pertemuan tatap muka satu per satu dengan karyawannya. Entah itu antara pemimpin divisi dengan anggota tim-nya atau pun jajaran pimpinan dengan karyawannya.

Pertemuan tatap muka satu per satu atau yang akrab disebut pertemuan 1 on 1 bisa menjadi salah satu jembatan untuk saling mengakrabkan diri antara pemimpin dengan yang dipimpinnya.

Apa yang dibahas dalam pertemuan 1 on 1 tersebut? Tak melulu harus tentang pekerjaan, Anda bisa menanyakan hal-hal personal yang sekiranya tidak mengganggu privasinya.

Selain itu dengan mengadakan pertemuan 1 on 1 akan memudahkan seorang pemimpin memahami karyawannya, mengetahui kelebihan dan keunikan karyawannya, dan masalah yang sedang mereka hadapi.

3. Berikan Feedback untuk Setiap Progress Karyawan

Dalam implementasi OKR, feedback menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Feedback adalah sarana untuk bertumbuh bagi seorang individu.

OKR mendorong terbentuknya budaya feedback ini. Dorong karyawan Anda untuk saling memberikan feedback kepada sesama rekannya terkait progress kinerjanya atau pencapaian OKR personalnya.

Feedback yang saling diberikan antar karyawan akan memunculkan percakapan-percakapan baru yang membangun dan pada akhirnya meningkatkan engagement sesama karyawan.

Baca Juga: OKR vs KPI, Pilih yang Mana?

4. Apresiasi Setiap Pencapaian dan Kinerja Baik Karyawan

Hal yang membahagiakan dan membuat orang semakin termotivasi adalah apabila kinerja yang mereka lakukan diakui bahkan diberikan apresiasi.

Dalam setiap pencapaian dan kinerja karyawan, berilah mereka apresiasi. Apresiasi tak harus melulu perkara hadiah dan uang.

Ucapan apresiasi positif yang diberikan saja bisa menambah semangat mereka. Bila ada anggaran lebih maka Anda bisa menambahkan pos apresiasi untuk prestasi kinerja karyawan.

5. Adakan Pertemuan Mingguan untuk Mengulas OKR Individu atau Tim

Pada artikel sebelumnya yang berjudul 5 Kesalahan Umum Implementasi OKR dan Rekomendasinya terdapat satu kesalahan umum implementasi OKR yang apabila dijalankan bisa meningkatkan engagement karyawan.

Apa satu kesalahan umum tersebut? Kesalahannya adalah sudah menentukan OKR, tapi tidak pernah melakukan pertemuan untuk melakukan review terhadap progress kemajuan dari OKR yang sudah dibuat.

Ketika sudah menentukan OKR, penting sekali untuk melakukan pertemuan rutin untuk mengecek apakah yang dilakukan perusahaan masih berada pada jalur dari objective yang ditentukan atau tidak.

Biasanya pertemuan untuk review OKR dilakukan seminggu sekali atau dua minggu sekali.

Tujuannya untuk berbagi apakah selama prosesnya ada hambatan, pencapaian, dan pembelajaran yang bisa diambil.

Di Ekipa sendiri, kami terbiasa untuk mengadakan pertemuan dua minggu sekali untuk mengulas perkembangan OKR baik OKR individu atau tim.

6. Berikan Kesempatan untuk Mengembangkan Diri

Karyawan adalah aset terpenting perusahaan. Untuk menjaga aset tersebut tetap memberikan performa terbaiknya maka perlu diberikan kesempatan untuk mengembangkan diri.

Dalam penyusunan OKR, karyawan tak hanya menyusun OKR yang mendukung tercapainya objective perusahaan. Mereka juga diberikan kesempatan untuk membuat OKR terkait pengembangan dirinya.

7. Berikan Kesempatan Karyawan Untuk Bisa Melihat Progress Kemajuan Tujuan Perusahaan

Kelebihan OKR adalah ada pada transparansinya. Setiap karyawan dalam perusahaan bisa mengetahui bagaimana progress kemajuan OKR baik dari individu, tim, hingga departemen yang berbeda sekalipun.

Ketika karyawan mengetahui apa yang sedang terjadi di perusahaan maka mereka mempunyai kesempatan untuk menentukan pada bagian mana mereka dapat berkontribusi untuk perusahaan.

Ingin Meningkatkan Employee Engagement dengan OKR tapi Belum Memakai OKR?

Setelah membaca ulasan di atas, Anda mulai merasa tertarik untuk menerapkan OKR. Sayangnya perusahaan Anda masih memakai KPI. Lantas bagaimana?

Tenang! Anda bisa memulainya dengan memberikan pemahaman tentang OKR kepada jajaran manajemen perusahaan Anda. Apalagi OKR ini tak hanya membantu perusahaan mencapai tujuannya. Namun, juga membantu meningkatkan engagement dengan karyawan.

Kalau pemahaman Anda tentang OKR masih terbatas. Anda bisa menggunakan jasa training dari Ekipa untuk mengadakan training OKR di perusahaan Anda.

Apakah Anda tertarik? Jika tertarik langsung isi formulir yang ada di bagian akhir website Ekipa ya.

ebook contoh OKR pdf

Mendefinisikan Ulang Makna Inovasi

Orang selalu melihat inovasi sebagai sebuah hal yang “wah”, entah teknologi terbaru, gadget terbaru, ide paling brilian. Padahal makna inovasi tak sepenuhnya seperti itu. Lantas

Read More »
Open chat