fbpx

Mendefinisikan Ulang Makna Inovasi

makna inovasi

Ekipa.co – Orang selalu melihat inovasi sebagai sebuah hal yang “wah”, entah teknologi terbaru, gadget terbaru, ide paling brilian. Padahal makna inovasi tak sepenuhnya seperti itu.

Lantas apa makna inovasi sebenarnya?

Pada hari Rabu, 10 November 2021 lalu, Ekipa bersama Agile Circles Indonesia mengundang Jakkris Tangkuampien untuk berbagi tentang bagaimana seharusnya inovasi itu.

Jakkris Tangkuampien ini adalah seorang konsultan inovasi yang sudah melanglang buana dari benua satu ke benua lainnya. Jakkris berasal dari Zimbabwe, Afrika Selatan. Ia pernah bekerja di Thailand, Singapura, dan juga Amerika Serikat.

Ia menghabiskan lima belas tahun lebih di industri IT dalam perusahaan minyak dan gas. Setelah lima belas tahun berkarir ia memutuskan untuk pindah jalur ke industri farmasi.

Dalam event bersama Agile Circles Indonesia, Jakkris berusaha menceritakan apa yang hendak ia katakan kepada dirinya tentang makna inovasi setelah lebih dari lima belas tahun berkarir di dunia teknologi.

Baca Juga: Bagaimana Cara Memulai Inovasi dari Ide Sederhana?

Apa sebenarnya pengertian dan makna inovasi itu?

Bagi Jakkris, inovasi adalah tentang bagaimana kita menemukan masalah yang jelas dan memberikan jawaban yang tepat akan permasalahan tersebut.

Berbicara tentang inovasi dalam perusahaan maka kita akan berhadapan dengan efisiensi entah itu efisiensi biaya, sumber daya, waktu, tenaga, dan sebagainya.

Sehingga kunci keberhasilan dari inovasi dalam perusahaan adalah menemukan masalah yang jelas dan memberikan jawaban atau solusi yang tepat.

Sayangnya, seringkali Jakkris menemukan dalam proses inovasi dalam perusahaan adalah terlalu banyak ide yang akhirnya tidak tereksekusi dengan baik.

Sebaiknya sebelum memunculkan ide-ide, alangkah lebih baiknya untuk mencari masalah yang akan diselesaikan bersama.

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara kita untuk mengenali masalah yang tepat untuk mendapatkan solusi yang tepat pula?

Jawabannya adalah dengan menanyakan pertanyaan yang tepat.

Baca Juga: Apakah Ide Anda Sudah Cukup Inovatif?

Bagaimana menanyakan pertanyaan yang tepat?

Ketika kita bertanya dengan cara yang berbeda maka kita akan mendapat jawaban yang berbeda pula. 

Contohnya adalah jika ada sebuah antrian, dalam bisnis bisa jadi antrian bukanlah hal yang bagus.

Namun, lihatlah bagaimana Star Wars melakukan inovasi pada antrian pengunjung yang ingin melihat millenium falcon rides. 

Ketimbang mempertanyakan “Bagaimana cara untuk menghilangkan antrian?”

Star Wars menggantinya dengan “Bagaimana memberikan pengalaman menarik pada pengunjung yang mengantri?”

Maka sepanjang antrian mereka akan disuguhkan pengalaman menarik seolah berada dalam dunia Star Wars dengan properti yang biasa terlihat dalam film. 

Contoh lain adalah Polaroid, pada tahun 1930 menjadi sejarah polaroid sampai sekarang adalah ketika sang founder berjalan bersama anak perempuannya, dia mengambil gambar anak perempuannya dan bilang ke anaknya kalau untuk lihat hasilnya perlu menunggu waktu sekitar semingguan.

Anak perempuannya yang berusia 5 tahun pun bertanya “Mengapa kita perlu menunggu untuk mendapatkan hasil fotonya?”

Itu adalah pertanyaan yang menarik. Berbekal pertanyaan itu maka muncullah kamera polaroid.

Ketika berbicara tentang inovasi maka kamu perlu berada di lingkungan yang menanyakan status quo. Apa yang kita cari adalah value atau nilai untuk seseorang.

Bagi penggemar Star Wars tadi, tak apa menunggu karena mereka akan dapat value yang mereka inginkan. 

Baca Juga: Open Innovation: Kunci Keberhasilan Inovasi Perusahaan

Hal-hal apa yang Mendorong Inovasi?

Merangkum perbincangan Jakkris selama event berlangsung, ada tiga hal yang Anda perlukan untuk mendorong adanya inovasi di dalam perusahaan.

Pertama, milikilah orang atau anggota tim yang suka menanyakan banyak hal. 

Kedua, Anda perlu punya permasalahan dan punya jawabannya. Hal yang perlu Anda hindari adalah membuat asumsi tanpa dasar yang jelas.

Ketiga, jika Anda punya solusi buatlah eksperimen segera untuk menguji asumsi tersebut.

Jeff Bezos pernah berkata, “If you already know it’s going to work, it’s not an experiment.”

Jangan takut untuk memulai eksperimen.

Perusahaan-perusahaan teknologi yang terkenal inovatif sekalipun masih terus melakukan eksperimen untuk memberikan pengalaman dan layanan yang terbaik untuk para customer-nya.

Kunci dari inovasi sekarang ini adalah bagaimana cara kita mencari nilai dari perusahaan yang akan disampaikan kepada customer. Keberadaan teknologi akan semakin memudahkan nilai dari perusahaan ditemukan dan dirasakan langsung oleh customer.

Apakah Anda ingin memulai inovasi dalam perusahaan Anda? Jika iya, Anda bisa mengajak tim Anda untuk mengembangkan pola pikir agile sebelum memulai inovasi.

Ekipa telah menyediakan sumber daya seperti online course, training, dan coaching untuk membantu perusahaan Anda memulai dan mengembangkan program inovasi.

  • 00Days
  • 00Hours
  • 00Minutes
  • 00Second
  • 00Days
  • 00Hours
  • 00Minutes
  • 00Second
Need help? Talk to us