fbpx

Cerita Anak Magang yang diangkat Jadi Karyawan Tetap Ekipa Sebelum Lulus Kuliah

Ekipa.co – Belum lulus kuliah tapi sudah diangkat jadi karyawan tetap Ekipa?

Inilah ceritaku, Vincent Irwanto, seorang mahasiswa jurusan Teknologi Aplikasi Game Universitas BINUS yang baru saja diangkat menjadi karyawan tetap Ekipa. Untuk tahu seperti apa ceritanya, mari simak sampai tuntas ya!

Sekilas Tentang Vincent Irwanto

Tepatnya pada bulan Februari 2021, aku memilih Ekipa untuk menjadi perusahaan tempatku magang. Sebenarnya untuk jadwalnya menyesuaikan dengan jadwal kampus.

Aku magang di bagian tim produk. Perananku adalah untuk menganalisa data klien Ekipa, menemukan insight dari data tersebut, dan juga menjadi produser pembuatan video online course Ekipa.

Kalau kamu sudah pernah mengikuti online course Ekipa yang berjudul Agile Habits Minicourse: Entrepreneur Series , itu adalah hasil karyaku dalam menjadi produser pembuatan video hingga melakukan editing video.

Aku punya hobi yang unik dan bertolak belakang dengan jurusanku sekarang. Aku menyukai bonsai art dan merawat hewan reptil.

Selain itu, aku punya beberapa hewan reptil, salah satunya adalah biawak. Mengapa aku suka memiliki hobi seperti itu?

Karena memiliki hobi itu membuatku bisa tenang dan menjadi lebih kreatif. Kesenanganku muncul ketika bisa membuat hal-hal atau orang yang aku sayangi merasa bahagia termasuk hewan dan tumbuhan.

Baca Juga: Asyiknya Cara Agile Team Bekerja

Hal Apa yang Menyenangkan Ketika Bekerja Bersama Tim Produk Ekipa?

Vincent ekipa

Hal yang paling menyenangkan ketika menjadi bagian tim produk Ekipa adalah aku dapat melakukan apapun yang aku mau selama itu memberikan manfaat bagi perusahaan.

Magang di Ekipa sungguh berbeda. Aku dilibatkan dalam proyek sungguhan di Ekipa bahkan aku punya kebebasan untuk mengambil keputusan.

Bahkan di Ekipa, aku bisa punya sebuah proyek yang bisa kujadikan bahan skripsiku.

Baca Juga: 5 Karakter yang Dibutuhkan untuk Membangun Tim yang Agile

Tantangan Apa yang Dihadapi Selama Bekerja Bersama Tim Produk Ekipa?

Ketika ada hal yang menyenangkan maka ada juga hal yang menantang.

Hal yang menantang di tim produk adalah ketika kita masih mengeksplorasi dan memvalidasi produk kita kepada pasar. Apakah sudah sesuai dengan kebutuhan target pasar.

Proses eksplorasi dan validasi ini yang menantang karena tentu kita sudah mengeluarkan waktu, pikiran, tenaga, dan juga biaya. Beruntung jika langsung tervalidasi sesuai dengan kebutuhan pasar.

Kalau tidak, maka mau tidak mau kita perlu belajar dari hal yang sudah dilakukan dan melakukan eksplorasi beserta validasi kembali.

Melihat anakmu gagal, sama sakitnya dengan melihat produk yang sedang kita kembangkan gagal juga.

Baca Juga: 7 Tips Kerja Remote Lebih Produktif

Seperti Apa Keseharian Anak Magang di Ekipa?

Keseharian anak magang di Ekipa tidak ada yang diminta untuk membuatkan kopi atau melakukan fotokopi dokumen? Kenapa? Ya, karena konsep kerja Ekipa adalah remote working.

Di Ekipa, anak magang akan dilibatkan seperti layaknya karyawan tetap di Ekipa.

Untuk kesehariannya tergantung dengan prioritas apa yang perlu diselesaikan. Jam kerjanya pun tidak dipatok harus dari jam 9 pagi sampai 5 sore.

Kamu bisa bekerja jam berapa saja sesuai kemauanmu asalkan kamu komitmen dengan prioritas pekerjaan yang kamu buat sendiri.

Meskipun kerjanya secara remote untuk terkadang ada pertemuan tatap muka dengan klien. Sesuai dengan permintaan klien.

Aku pun pernah terlibat pertemuan tatap muka dengan klien baik dari BUMN maupun perusahaan swasta.

Baca Juga: Agile Coach: Profesi Menjanjikan di Abad 21

Alasan Memilih Ekipa

Aku suka dengan budaya kerjanya. Tak ada sekat antara satu dengan yang lainnya bahkan tak ada atasan dan bawahan. Semuanya adalah co-workers.

Bahkan ada cerita yang cukup unik. Di Ekipa aku bisa kasih tugas ke CEO-nya dan beliau tak keberatan bahkan menawari kalau ada yang bisa ia bantu dan kerjakan.

Tak ada jam kerja yang mengikat membuatku bebas menentukan kapan aku akan mulai bekerja. Aku bisa leluasa bangun agak siang apabila hari tersebut tidak ada meeting.

Baca Juga: 5 Cara Asyik Belajar Agile dan Scrum

Skill yang Kupelajari Selama Di Ekipa

Keterampilan utama yang aku pelajari di Ekipa adalah bagaimana aku menjadi boss bagi diriku sendiri.

Menjadi boss bagi diri sendiri artinya aku perlu mengatur bagaimana waktuku, pekerjaanku, dan dampak apa yang ingin aku berikan kepada perusahaan.

Selain itu, karena aku masih belum terlalu berpengalaman, aku belajar untuk meminta saran atau feedback dari sesama co-workers.

Saat itu aku berinisiatif mengadakan Sprint Retrospective akhir tahun bersama seluruh tim produk.

Keterampilan lainnya adalah menjadi proaktif dan inisiatif. Keterampilan itulah yang bisa membuatku menjadi seorang profesional yang lebih baik.

Baca Juga: Berencana Start Agile? Kamu Wajib Baca 2 Buku Agile Ini!

Ceritaku Diangkat Menjadi Karyawan Ekipa dengan Status Tetap Sebelum Lulus Kuliah

Bagiku bagian ini lumayan lucu dan menarik ya.

Ketika aku baru saja menyelesaikan proyek video. Seorang co-worker di Ekipa menghubungiku dan bertanya,

“Vin kamu mau jadi karyawan tetap Ekipa?”

Tanpa menunggu lama, aku langsung menjawab, “Ya, tentu aku mau.”

Tak perlu menunggu lama, karena Ekipa telah banyak membantuku menjadi seorang profesional di dunia kerja.

Pengamatanku mengapa aku langsung diangkat jadi karyawan tetap adalah karena aku serius memberikan dampak bagi perusahaan.

Aku berinisiatif membantu co-worker apabila ada yang dibutuhkan. Kadang aku membantu hal-hal kecil pendukung training para coach dan banyak hal lainnya.

Baca Juga: Sertifikasi Agile Scrum Master Terbaik di Indonesia

Pesanku Kepada Calon Anak Magang Agar Menjadi Karyawan Ekipa

Seringkali ketika menjadi anak magang, mereka merasa inferior dan menurut saja apa yang diminta oleh perusahaan. Padahal mereka punya hak untuk menyampaikan pendapatnya, gagasannya, dan ide-ide luar biasanya.

Pesanku adalah Your Voice Matter and You Won’t Be Silenced Just Because You’re Intern.

Buat kamu yang tertarik merasakan serunya magang di Ekipa, jangan lupa kunjungi halaman careers Ekipa ya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Open chat
Need help? Talk to us