fbpx
Webinar
UNLOCKING COMPANY GROWTH THROUGH IMPACTFUL LEADERSHIP
X

3 Gejala Agile Zombie yang Organisasi Anda Perlu Waspadai

Apakah organisasi Anda sudah menerapkan agile? Namun, ada hal yang selalu saja kurang padahal Anda sudah mengikuti apa yang tertera dalam agile manifesto. Apa yang sebenarnya perlu diperbaiki?

Jika Anda mengalami hal tersebut, organisasi Anda mungkin sedang terserang gejala Agile Zombie. Apa itu Agile Zombie? Kita akan membahasnya dan juga mengetahui apa saja gejala dari Agile Zombie.

Apa itu Agile Zombie?

Pernahkah Anda melihat film tentang zombie? Apa kesan yang Anda tangkap dari zombie?

Mayat hidup? Tak punya tujuan? Mengerikan? Menjijikkan? Mungkin itulah yang terbayang dalam benak Anda.

Hampir serupa dengan pengertian zombie pada umumnya, zombie pada umumnya bisa kita artikan sebagai orang yang dianggap sebagai orang mati yang berjalan.

Bisa Anda bayangkan bagaimana orang mati berjalan? Tentu jalannya tak bergairah, kosong, dan tak ada semangatnya. Seperti itulah organisasi yang terkena gejala agile zombie.

Agile zombie bisa diartikan seperti ini, organisasi seperti melakukan agile secara normal, tapi tanpa gairah dan tak membuat tim merasa berdebar ketika berproses meraih tujuan.

Apakah tim Anda merasakan ini? Coba tanyakan pada tim Anda, apakah mereka merasa berdebar dengan tujuan yang sudah mereka rancang? Kalau mereka berdebar, syukurlah tim Anda tak terkena gejala agile zombie. Namun, jika mereka tak berdebar, inilah yang perlu dipertanyakan.

Apa Saja Tanda Jika Organisasi Kita Terkena Agile Zombie?

Infografis 3 Gejala Utama Agile Zombie

Tak hanya apakah tim merasa berdebar ketika proses meraih tujuan, ada beberapa gejala spesifik yang perlu organisasi Anda waspadai.

Apa sajakah itu? Berikut ini ada tiga gejala utama yang perlu organisasi wasapadai. Mari kita kupas satu per satu.

1. Tim Tidak Berdebar/Bergairah/Bersemangat Tentang Mengapa, Apa, dan Bagaimana Organisasi Harus Bekerja

Seperti zombie, cara kerja organisasi seperti tak memiliki detak jantung. Apa ciri-cirinya? Coba tanyakan pertanyaan ini pada diri Anda sebagai pemimimpin dan juga tim Anda.

a. Apakah tim Anda mengetahui atau bertindak sesuai dengan DNA perusahaan?

b. Apakah tim Anda mengetahui dengan jelas roadmap perusahaan dan strategi bisnis?

Coba renungkan dua pertanyaan tadi. Jika jawabannya adalah tidak maka itu ciri bahwa organisasi Anda mengalami gejala Agile Zombie.

Ciri-ciri dari gejala pertama ini adalah sebagai berikut:

  1. Tim Anda tak mengetahui dan juga menggambarkan dalam kesehariannya sesuai dengan DNA perusahaan.
  2. Kurangnya keselarasan bisnis, tiap tribe hanya fokus pada tujuannya masing-masing tanpa memikirkan keselarasan bisnis dalam satu organisasi.
  3. Tak ada kejelasan tentang roadmap perusahaan dan strategi bisnis. Strategi bisnis hanya diketahui oleh pemimpin atau manajemen atas perusahaan. Anggota tim tak tahu tentang strategi besar bisnis perusahaan.
  4. Terlalu banyak melakukan benchmarking atau sederhananya terlalu sering ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) dibandingkan mencari first principles. First principles ini mengajak kita untuk berpandangan lebih jauh dengan mencari tahu akar permasalahan yang terjadi dan bukan sekedar meniru apa yang sudah ada.
  5. Terlalu sering menambahkan pekerjaan dan tugas-tugas baru tanpa melakukan prioritas.
  6. Metrik yang diukur hanyalah output bukan outcome.

2. Tak Bergairah/Bersemangat untuk Bergerak Cepat

Layaknya mayat hidup, tim yang terkena gejala agile zombie ini biasanya menunjukkan kurangnya tanggung jawab dan akuntabilitas untuk sukses mewujudkan tujuan perusahaan.

Lantas, apa ciri-ciri dari gejala agile zombie yang kedua ini? Berikut inilah ciri-cirinya:

  1. Ayam apa telur dulu, begitulah tim yang terkena gejala agile zombie dalam menunggu respon. Mereka tidak ada inisiatif tertentu dalam menunggu respon. Sederhananya mereka saling tunggu-tungguan.
  2. Pertemuan untuk mengukur kemajuan proses hanya sebagai formalitas.
  3. Tim menyembunyikan apa yang menjadi masalah, isu, resiko, dan halangan.
  4. Tim selalu mengeluh dengan ketidakpastian bisnis dibandingkan menantang diri untuk melampaui keterbatasan.
  5. Kurangnya kejelasan dan komunikasi.
  6. Tim yang ada dalam organisasi yang sangat tidak stabil.

3. Tak Bergairah/Bersemangat dalam Peningkatan Proses Bekerja

Tim yang agile akan haus akan peningkatan dalam proses bekerja. Namun, tim yang terkena gejala agile zombie ini mereka tak terlalu bersemangat untuk adanya peningkatan dalam proses bekerja.

Pemimpin dan tim yang terkena gejala Agile Zombie ini menunjukkan kekurangan akuntabilitas atau tanggung jawab dari peningkatan dalam cara bekerja.

Apa saja ciri-ciri yang terlihat dari gejala ketiga ini? Berikut inilah ciri-cirinya:

  1. Rencana yang sudah ditulis saat Sprint Retrospective hanya berakhir sebagai catatan dan tak ada tindak lanjutnya.
  2. Budaya pemberian feedback kepada timnya terlalu asertif.
  3. Terlalu nyaman bekerja dengan cara seperti biasa dan takut untuk menemukan cara kerja yang baru.
  4. Retro hanya dilakukan oleh tim saja.
  5. Kurangnya proses pelacakan untuk kemajuan.
  6. Kurangnya dukungan untuk pengembangan kapasitas tim, upgrade skill, dan dukungan event terbaru.

Apakah Organisasi Anda ingin Implementasi Agile yang Tepat dan Bukan Agile Zombie?

Itulah tiga gejala utama yang perlu Anda waspadai dalam organisasi Anda. Jangan-jangan anggapan Anda sudah melakukan agile dengan tepat, ternyata justru yang dilakukan adalah agile zombie.

Sekarang ini banyak organisasi yang mengikuti tren untuk melakukan transformasi agile. Namun, kami melihat banyak yang masih bingung, khususnya apabila implementasi agile ini dilakukan dalam tim non-IT. Serta banyak juga salah kaprah dari implementasi agile.

Nah, jika Anda ingin implementasi agile yang tepat tanpa harus terserang gejala agile zombie maka Agile Training Ekipa akan membantu Anda untuk implementasi agile yang berdampak bagi bisnis Anda.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

We are moving website domains soon and look forward to sharing a brand new experience with you are Ekipa.co

We are moving our website domain soon and look forward to share a brand new experience with you at ekipa.co

  • 00Days
  • 00Hours
  • 00Minutes
  • 00Second
  • 00Days
  • 00Hours
  • 00Minutes
  • 00Second
Need help? Talk to us