fbpx

Mengenal Agile Software Development

Ditulis oleh Rudi, Sarjana Hukum Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Seorang Agile enthusiast yang senang belajar tentang Agile.

Akhir-akhir ini perkembangan perangkat lunak (software) semakin pesat, hal tersebut disebabkan pemintaan akan pengadaan perangkat lunak di organisasi, perusahaan, ataupun instansi pemerintah semakin meningkat, mereka menyadari dengan adanya perangkat lunak ini berguna membantu bisnis yang ada, misalnya meningkatkan kinerja, mengurangi biaya cost, dan mempercepat bisnis. Perkembangan perangkat lunak (software) ini dapat terjadi karena adanya metode pengembangan software. Ada banyak metode pengembangan software, namun kali ini kita akan membahas tentang metode “Agile Software Development”.

Apa Yang Dimaksud  Dengan “Agile Software Development”?

Agile Software Development adalah sekelompok metodologi pengembangan perangkat lunak yang didasarkan pada prinsip-prinsip yang sama atau pengembangan sistem jangka pendek yang memerlukan adaptasi cepat dari pengembang terhadap perubahan dalam bentuk apapun. Agile memiliki pengertian bersifat cepat, ringan, bebas bergerak, dan waspada. sehingga saat membuat perangkat lunak dengan menggunakan metode Agile Development diperlukan inovasi dan tanggung jawab yang baik antara tim pengembang dan klien agar kualitas dari perangkat lunak yang dihasilkan bagus dan kelincahan dari tim seimbang.

Agile Software Development terdefinisi dalam empat nilai, biasa disebut Agile Alliances Manifesto, di antaranya :

  1. Interaksi dan personel lebih penting daripada proses dan alat. Di dalam agile interaksi antar anggota tim sangatlah penting, karena tanpa adanya interaksi yang baik maka proses pembuatan perangkat lunak tidak akan berjalan sesuai rencana;
  2. Perangkat lunak yang berfungs lebih penting daripada dokumentasi yang lengkap, saat melakukan proses demontrasi kepada klien, perangkat lunak yang berfungsi dengan baik akan lebih berguna daripada dokumentasi yang lengkap;
  3. Kolaborasi dengan klien lebih penting daripada negosiasi kontrak, salah satu ciri dari agile adalah klien menjadi bagian dari tim pengembangan software, sehingga kolaborasi dengan klien menjadi proses yang sangat penting, karena fungsi-fungsi software yang dikembangkan harus terus menerus dibicarakan dan diimprovisasi disesuaikan dengan keinginan klien;
  4. Respon terhadap perubahan lebih penting daripada mengikuti rencana, Agile Software Development berfokus pada kecepatan respon tim ketika klien mengharapkan perubahan saat proses pembuatan software.

Secara garis besar tujuan dirumuskannya agile development methods, yaitu:

  1. High-value & working App system, dapat menghasilkan perangkat lunak yang mempunyai nilai jual yang tinggi, biaya pembuatan bisa di tekan dan perangkat lunak bisa berjalan dengan baik.
  2. Iterative, incremental, evolutionary, agile adalah metode pengembangan perangkat lunak yang iteratif, selalu mengalami perubahan, dan evolusioner.
  3. Cost control & value-driven development, mengembangkan perangkat lunak yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan tim bisa dengan cepat merespon kebutuhan yang diinginkan pengguna sehingga waktu dan biaya pembuatan perangkat lunak bisa dikontrol.
  4. High-quality production, Kualitas dari perangkat lunak yang dibuat tetap terjaga,meskipun waktu dan biaya lebih sedikit.
  5. Flexible & risk management, Pertemuan dengan klien untuk melakukan tes perangkat lunak dapat sering dilakukan sehingga fungsionalitas perangkat lunak mudah diubah dan akhirnya kegagalan perangkat lunakpun bisa diminimalisir.
  6. Collaboration, Tim pengembang diharuskan sering bertemu untuk membahas perkembangan proyek dan feedback dari klien untuk ditambahkan dalam perangkat lunak, sehingga tim bisa berkolaborasi dengan maksimal.
  7. Self-organizing, self-managing teams, Dengan agile, pengembang dapat memanajemen dirinya sendiri, sedangkan manajer tim hanya bertugas mengkolaborasikan pengembang perangkat lunak dengan klien.

Berdasarkan nilai dan tujuan dari Agile Software Development di atas, “Agile” dapat digunakan sebagai metode yang efektif dan efisien untuk menyelesaikan pembentukkan serta pengembangan software, terutama dalam meningkatkan hasil dan kinerja dalam bisnis perusahaan, instansi, maupun organisasi yang kompleks.

Mengenal Agile Software Development

Ditulis oleh Rudi, Sarjana Hukum Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Seorang Agile enthusiast yang senang belajar tentang Agile. Akhir-akhir ini perkembangan perangkat lunak (software) semakin

Read More »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn